47 Cabor Berau Lolos Porprov VIII Kaltim, Atlet Terus Berlatih di Tengah Efisiensi Anggaran, KONI Kini Bidik Dukungan Perusahaan

img

Ketua KONI Berau, Taufan Madjid saat memberikan sambutan.

 

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Perjuangan atlet Kabupaten Berau menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 mulai memasuki tahap persiapan. Sebanyak 47 cabang olahraga (cabor) telah memastikan diri lolos babak kualifikasi dan kini terus menjalani latihan mandiri untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di Kabupaten Paser, November mendatang.

 

Namun, di balik semangat para atlet yang tengah mematangkan persiapan, terdapat tantangan lain yang tidak kalah penting, yakni persoalan anggaran.

 

Efisiensi anggaran daerah turut berdampak terhadap persiapan kontingen Berau, khususnya menyangkut jumlah atlet dan anggota kontingen yang nantinya dapat diberangkatkan ke Porprov VIII Kaltim.

 

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, Taufan Madjid, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian bersama. Sebab, keberhasilan 47 cabor menembus babak kualifikasi harus diikuti dengan persiapan yang matang agar para atlet dapat tampil maksimal saat kompetisi berlangsung.

 

“Namun, kami sadari persiapan kontingen tidak sepenuhnya berjalan tanpa tantangan. Efisiensi anggaran daerah turut berdampak terhadap kuota kontingen yang dapat diberangkatkan,” ujar Taufan Madjid, baru-baru ini.

 

Meski menghadapi keterbatasan, KONI Berau bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Pemerintah Kabupaten Berau tidak ingin kondisi tersebut menghambat pembinaan atlet.

 

Berbagai alternatif kini tengah dipikirkan untuk memastikan proses pembinaan tetap berjalan dan kebutuhan kontingen menjelang Porprov dapat dipenuhi.

 

Salah satu upaya yang sedang didorong adalah menggandeng pihak swasta dan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau melalui skema sponsorship.

 

Langkah tersebut dinilai dapat membuka ruang dukungan dari dunia usaha untuk ikut berkontribusi dalam pembinaan olahraga daerah.

 

“KONI bersama Dispora dan Pemerintah Kabupaten Berau kini tengah berupaya mencari alternatif agar kondisi tersebut tidak menghambat pembinaan maupun persiapan atlet,” katanya.

 

Taufan menjelaskan, dukungan dari perusahaan diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan keberangkatan kontingen, tetapi juga menopang proses pembinaan atlet yang telah bekerja keras mempersiapkan diri menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

 

“Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pembinaan maupun keberangkatan atlet ke ajang olahraga tingkat provinsi tersebut,” ujarnya.

 

Bagi Berau, keikutsertaan dalam Porprov VIII Kaltim bukan sekadar persoalan mengirim kontingen ke Paser. Ajang tersebut juga menjadi ruang bagi para atlet untuk menunjukkan hasil pembinaan olahraga daerah sekaligus membawa nama Berau di tingkat provinsi.

Dengan 47 cabor yang telah lolos kualifikasi, persiapan kini menjadi pekerjaan bersama. Di tengah keterbatasan anggaran, KONI Berau berharap dukungan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak dapat memperkuat persiapan kontingen hingga pelaksanaan Porprov VIII Kaltim pada November 2026. (Sep/FN)